MATARAM — Qariah asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Khairunnisa, dipercaya mewakili Indonesia pada ajang Musabaqah Internasional Majlis Tilawah dan Hafazan Al-Qur’an Peringkat Antar Bangsa (MTHQA) ke-66 Tahun 1448 H/2026 M di Kuala Lumpur, Malaysia, yang dijadwalkan berlangsung 4–10 Oktober 2026.
Kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan bagi NTB sekaligus membawa nama daerah ke panggung tilawah Al-Qur’an tingkat internasional. Menjelang keberangkatannya, Khairunnisa mendapat dukungan dan doa dari Pemerintah Provinsi NTB dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) NTB dalam acara pelepasan yang berlangsung di Sekretariat LPTQ NTB, Jumat (2/10).

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda NTB, H. Amir, S.Pd., M.M., menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi NTB kepada Khairunnisa yang dipercaya membawa nama Indonesia pada ajang tilawah Al-Qur’an tingkat internasional tersebut.
“Pemerintah Provinsi NTB mendoakan agar Khairunnisa senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta kemudahan dalam menjalani setiap proses kompetisi,” ujar Amir.
Ia berharap Khairunnisa dapat mempersiapkan diri dengan baik dan tampil maksimal selama kompetisi, termasuk menjaga ketepatan bacaan, fashohah, dan tajwid.
Bagi NTB, keikutsertaan Khairunnisa tidak hanya menjadi kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk membawa hasil pembinaan tilawah Al-Qur’an di daerah ke tingkat internasional.
Kebanggaan NTB pada ajang tersebut semakin lengkap dengan kepercayaan kepada tokoh qari daerah, Dr. TGH. Sabaruddin, sebagai salah satu Delegasi Dewan Hakim pada MTHQA ke-66. Dengan demikian, NTB hadir dalam dua kapasitas, yakni melalui Khairunnisa sebagai peserta yang mewakili Indonesia dan TGH. Sabaruddin sebagai bagian dari Dewan Hakim.
Dalam sambutannya, TGH. Sabaruddin menekankan bahwa keberangkatan Khairunnisa merupakan amanah yang perlu dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Ia berpesan agar Khairunnisa senantiasa menjaga niat, menjauhi sifat ria maupun takabur, serta berkonsentrasi menampilkan kemampuan terbaik dalam melantunkan ayat suci Al-Qur’an.
Pesan tersebut disampaikan dalam suasana doa bersama yang diikuti jajaran pengurus LPTQ NTB, Dewan Hakim, Pemerintah Provinsi NTB, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Rangkaian pelepasan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin TGH. Muhammad Zaini. Doa tersebut dipanjatkan agar Khairunnisa diberikan kesehatan, ketenangan, kekuatan, dan kelancaran dalam mengikuti seluruh rangkaian kompetisi di Malaysia.
MTHQA ke-66 menjadi kesempatan bagi Khairunnisa untuk membawa kemampuan yang telah dipersiapkan di NTB ke panggung internasional sekaligus mengemban kepercayaan sebagai wakil Indonesia.
Pemerintah Provinsi NTB berharap Khairunnisa dapat menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya dan tampil maksimal dalam kompetisi.
Dari NTB, Khairunnisa berangkat membawa suara tilawah dan nama Indonesia ke panggung internasional. (AL-03)













