Menu

Mode Gelap
Perangkat Daerah Tuntaskan 100 Persen RUP, Percepat Pengadaan dan Serapan Anggaran Pemprov NTB Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Perempuan dan Anak Pemprov NTB Mulai Terapkan Work From Home Kencan Berujung Maut, Pria asal Lombok Timur Dikeroyok Hingga Meninggal di Homestay Suranadi Pemprov NTB Matangkan Strategi Graduasi Kemiskinan Ekstrem

Hukrim

Dinilai Janggal, DPR RI Desak Mabes TNI Ambil Alih Kasus Kematian Anggota TNI AU Medan asal NTB

badge-check


					Dinilai Janggal, DPR RI Desak Mabes TNI Ambil Alih Kasus Kematian Anggota TNI AU Medan asal NTB Perbesar

JAKARTA — Anggota DPR RI Dapil NTB, Mori Hanafi, angkat bicara terkait kematian misterius Perwira TNI AU asal NTB, Lettu Kes Ida Bagus Dody, yang sebelumnya diklaim bunuh diri di Lanud Medan.

Mori menyatakan dukungannya terhadap desakan keluarga dan tokoh masyarakat agar kasus kematian perwira tersebut diambil alih Mabes TNI, sehingga proses penyelidikan dan penyidikannya dapat diusut secara transparan dan adil.

Terlebih lagi dengan adanya hasil Autopsi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB yang menurutnya, kian menguatkan bahwa ada kejanggalan dibalik kematian perwira tersebut.

“Jika (Hasil Autopsi,red) memang ada dugaan kekerasan atau kejanggalan, saya mendesak aparat dan pihak-pihak terkait mengusut tuntas dan mengumumkan hasilnya secara terbuka. Keadilan bagi keluarga harus dikedepankan,” tegas Mori Hanafi saat dimintai tanggapan, Rabu Kemarin.

Ia menambahkan, apabila nanti terbukti ada tindak pidana dalam kematian Lettu Dody, pelaku harus dihukum sesuai hukum yang berlaku.

“Kita bicara soal nyawa manusia, bukan sekadar prosedur internal. Jangan sampai keluarga dibiarkan menggantung tanpa kejelasan,” ujarnya.

Kasus ini tidak hanya memantik respon Mori Hanafi. Sebelumnya, Anggota DPD RI Bali, Arya Wedakarna dalam unggahan di akun media sosialnya @arya Wedakarna, AWK membagikan sebuah tangkapan layar terkait kematian perwira TNI AU Medan putra Bumi Gora tersebut.

Pihaknya juga mendesak agar Mabes TNI dapat membuka kasus tersebut secara transparan. “Komite Bid I Humas DPD RI AWK meminta mabes TNI AU memberikan keterangan apa adanya kepada keluarga korban,” desaknya. (AL-03) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Janji Kerja ke Jepang Berujung Kasus, Polda NTB Jerat Pengelola LPK di Mataram

29 Juni 2026 - 18:40 WITA

Polda NTB Ungkap 163 Kasus 3C, 212 Tersangka Diamankan Beserta Barang Bukti

29 Juni 2026 - 16:21 WITA

Tangkap 574 Bandar Narkoba, Polda NTB Musnahkan 2,4 Kg Shabu dan Ribuan Botol Miras

26 Juni 2026 - 15:21 WITA

Tiga Orang di Babakan Digrebek Polisi Saat Asyik Pesta Sabu

20 Juni 2026 - 13:03 WITA

Warga Karang Bagu Ditangkap Polisi, Diduga Jadi Pengedar Sabu

15 Juni 2026 - 19:40 WITA

Trending di Hukrim